LONDON – Big Match Premier League akhir pekan ini, akan menyajikan dua tim favorit gelar liga, Chelsea dan Manchester United. Meski baru musim ini di Liga Inggris, Mata tak miskin pengalaman menghadapi United dan menyatakan terkesan dengan permainan mereka.
Winger yang baru didatangkan dari Valencia ini menyadari, permainan United sangat impresif, terlebih dengan berhasilnya regenerasi pemain arahan arsitek, Sir Alex Ferguson yang sukses menjadikan sekumpulan pemain muda menjadi kekuatan menakutkan.
Mata juga mengungkapkan, Chelsea akan menghadapi ujian berat dalam perjalanannya berebut gelar musim ini. Apalagi, United merupakan juara bertahan musim lalu dan tak mudah bagi Fernando Torres cs mematahkan konsistensi United yang telah teruji dari musim ke musim.
“Jelas, mereka sukses berat saat ini, mereka memenangkan sejumlah pertandingan dan mereka masih pesaing utama untuk gelar Premier League,” ujar Mata kepada Big Pond Sport, Jumat (16/9/2011).
“Saya pernah menghadapi mereka bersama Valencia dan permainan mereka sangat mengesankan, jadi sudah jelas mereka penantang utama untuk gelar musim ini,” tambahnya.
Tapi, Mata juga tak bermaksud merendahkan skuad besutan Andre Villas-Boas yang dibelanya kini. Perlahan, Mata yakin Chelsea dapat mengejar United dan akan membuktikan bahwa klub asal London Barat itu pantas bersaing gelar musim ini.
“Kami baru memulai musim ini dan memang mereka tampil bagus di awal musim tapi kami akan mendekati jarak dengan mereka, kami hanya terpaut dua angka, jarak yang dapat kami tempuh dengan mudah,” lanjut Mata.
“Kami juga telah menunjukkan bahwa kami mampu meraih kemenangan, kami masih berada di awal musim dan semua laga yang ada akan kami mainkan dengan keyakinan akan kemenangan,” pungkas winger berusia 23 tahun itu.
Jumat, 16 September 2011
Fabregas: Arsenal Tak Mampu Bersaing Juara
BARCELONA – Cesc Fabregas menyebut Arsenal tak lagi mampu bersaing memperebutkan gelar juara di Premier League karena dianggap tak memiliki kualitas mumpuni.
Fabregas memutuskan meninggalkan Emirates Stadium karena berambisi meraih banyak trofi bersama Barcelona. Meski masih mencintai Arsenal, namun dia tidak melihat bekas timnya akan mampu bersaing dengan klub besar lain untuk mengangkat trofi juara.
“Saya ingin berada di klub yang mampu meraih gelar setiap tahun dan saya tak melihat itu di Arsenal. Saya masih memiliki perasaan untuk Arsenal, tapi takut mereka tak bisa menekan tim besar lainnya di Inggris, ” tandas Fabregas.
“Jika Anda melihat mereka tahun ini, saya ragu mereka bisa finis di atas Manchester United atau City, atau Chelsea. Perbedaan kualitas terlalu besar antara skuad mereka,” sambunganya, seperti dikutip Goal, Jumat (16/9/2011).
Fabregas pun menyadari kelemahan The Gunners adalah tak memiliki banyak pemain bintang seperti United, Chelsea atau City. Maklum, Arsene Wenger kerap memiliki keterbatasan finansial saat pelatih lain aktif di lantai bursa.
“Saya menghormati Arsenal, mereka tak memiliki kesempatan finansial seperti yang lain. Inilah yang menjadi salah satu alasan pergi, karena saya sulit melihat Arsenal akan menang Premier League atau Liga Champions di masa depan,” tutur gelandang 24 tahun.
“Saya harap mereka akan menggantikan saya dan pemain lain yang hengkang dengan pemain berkualitas dan mungkin mereka bisa mengembalikan Arsenal ke level sebenarnya sebagai juara,” tutupnya.
Fabregas memutuskan meninggalkan Emirates Stadium karena berambisi meraih banyak trofi bersama Barcelona. Meski masih mencintai Arsenal, namun dia tidak melihat bekas timnya akan mampu bersaing dengan klub besar lain untuk mengangkat trofi juara.
“Saya ingin berada di klub yang mampu meraih gelar setiap tahun dan saya tak melihat itu di Arsenal. Saya masih memiliki perasaan untuk Arsenal, tapi takut mereka tak bisa menekan tim besar lainnya di Inggris, ” tandas Fabregas.
“Jika Anda melihat mereka tahun ini, saya ragu mereka bisa finis di atas Manchester United atau City, atau Chelsea. Perbedaan kualitas terlalu besar antara skuad mereka,” sambunganya, seperti dikutip Goal, Jumat (16/9/2011).
Fabregas pun menyadari kelemahan The Gunners adalah tak memiliki banyak pemain bintang seperti United, Chelsea atau City. Maklum, Arsene Wenger kerap memiliki keterbatasan finansial saat pelatih lain aktif di lantai bursa.
“Saya menghormati Arsenal, mereka tak memiliki kesempatan finansial seperti yang lain. Inilah yang menjadi salah satu alasan pergi, karena saya sulit melihat Arsenal akan menang Premier League atau Liga Champions di masa depan,” tutur gelandang 24 tahun.
“Saya harap mereka akan menggantikan saya dan pemain lain yang hengkang dengan pemain berkualitas dan mungkin mereka bisa mengembalikan Arsenal ke level sebenarnya sebagai juara,” tutupnya.
Langganan:
Komentar (Atom)